Connect with us

Berita Utama

Bayi Perempuan Umur 10 Bulan Berstatus PDP

Published

on

Bandar Lampung — Juru bicara gugus tugas penanganan percepatan Covid-19 sekaligus Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dr. Reihana mengatakan adanya penambahan 4 pasien dalam pengawasan atau PDP di Provinsi Lampung.

“Empat PDP tersebut 2 dari Kota Bandar Lampung dan 2 orang dari Kabupaten Lampung Tengah,” kata Reihana melalui video yang dikirim ke WhatsApp Grup (WAG) resmi Covid-19 Provinsi Lampung. Jum’at(24/04/2020)

Dijelaskan, empat PDP tersebut yang pertama adalah seorang bayi perempuan, usia 10 bulan, saat ini sedang dilakukan perawatan di salah satu rumah sakit swasta di Bandar Lampung. Kemudian yang kedua perempuan usia 21 tahun dan juga dirawat di rumah sakit swasta di Bandar Lampung

Selanjutnya 2 orang nya adalah warga daerah kabupaten Lampung Tengah. Seorang laki-laki usianya 21 tahun, kemudian pasien keempat seorang laki-laki usia 61 tahun. Keduanya saat ini dirawat diruang isolasi rumah sakit swasta di Kabupaten Lampung Tengah.

Selain itu, terkait dengan pembuangan limbah alat pelindung diri (APD) tenaga medis yang telah digunakan untuk penanganan pasien Covid-19, saat ini sudah dilakukan penanganan dengan standar penanganan Covid-19, yaitu menggunakan mesin pengolahan limbah medis.

Saat ini, pasien yang paling banyak terpapar Covid-19 yaitu Kota Bandar Lampung dan Lampung Selatan. Karena 2 daerah ini adalah tempat perlintasan.

Dapat diketahui, Lampung Selatan adalah pintu masuk Provinsi Lampung dari pulau Jawa dan Bandar Lampung ada tempat berkumpulnya masyarakat, dikarenakan sebagai kotamadya Provinsi Lampung.

Lanjutnya, Reihana mengatakan, bahwa setiap rumah sakit rujukan Covid-19 sudah memiliki mesin pengolahan limbah medis.

Menurut Reihana, jika limbah tidak dikelola dengan baik, maka akan terjadi pencemaran lingkungan bahkan bisa juga menjadi sumber penularan berbagai penyakit bagi petugas medis maupun masyarakat.

“Jadi, rumah sakit ada hak akreditasi, dimana dalam satu syarat akreditasi itu harus tim pencegahan pengendalian infeksi (PPI),” tambah Reihana. (har)

Berita Utama

Seperti Ini Gambaran Pemungutan Suara di Bandarlampung

Published

on

Bandar Lampung – KPU Kota Bandarlampung menggelar simulasi pemungutan suara dan penghitungan suara untuk mengevaluasi pelaksanaan protokol kesehatan dan kesiapan penggunaan aplikasi Sirekap, di halaman kantor KPU jalan Pulau Sebesi, Kecamatan Sukarame (21/11).

KPU kota Bandar lampung simulasi ini sangat penting dalam untuk menguji dua hal, terkait komitmen dengan protokol kesehatan karena penerapan protokol kesehatan di TPS dinilai sangat penting.

“Dengan acara simulasi ini kita bisa melakukan banyak evaluasi jika nanti ada kekurangan dibeberapa tahapan,” ucap Fery Triatmojo ketua Divisi Teknis Dan Humas KPU kota Bandar lampung.

Lebih lanjut Fery menambahkan jika KPU juga akan menguji dalam hal baru di pilkada serentak ini mengenai aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi Elektronik (Sirekap) yang akan digunakan ditahap penghitungan rekapitulasi suara dan kita juga bisa mengevaluasi juga terkait dengan signal, kesiapan penyelenggara dan sistem tersebut.

“Dalam simulasi ini kami menggunakan bukan tiga pasangan calon tapi enam pasangan calon menggunakan Tempat Pemungutan Suara (TPS) 21 di Sukarame tapi tempatnya kita ubah di halaman kantor kami. Jumlah mata pilih yang kita libatkan sejumlah 300 orang yang yang kita ambil dari pemilih di daerah tersebut serta sebagian dari penyelenggara,” katanya.

Selain itu, dalam simulasi ini pihaknya ingin melihat mulai dari ukuran TPS, petugas TPS dan bilik suara khusus.

“Untuk tempat pemungutan kami gunakan lahan berukuran 8×10 sedangkan untuk protokol kesehatan kita menyiapkan masker bagi pemilih yang tidak menggunakan juga sarung tangan sekali pakai,” tuturnya.

“Kami juga menyiapkan bilik suara khusus bagi pemilih yang memiliki suhu tubuh diatas 37 drajat. Yang tidak kalah penting juga disiapkan oleh KPU Kota Bandarlampung yaitu sampah bekas sarung tangan sekali pakai serta sampah lainnya,” ungkapnya. (Har)

Continue Reading

Berita Utama

Herman HN Tegaskan Flyover Sultan Agung Selesai Januari 2021

Published

on

Bandarlampung- Walikota Bandar Lampung Herman HN mengatakan jika progres pembangunan Flyover Sultan Agung akan di kebut hingga selesai pada bulan Januari akan datang.(17) 11)

“Kita membangun flyover tidak asal membangun saja itu ada ketentuan dari pusat. Jadi itu sudah ada kajian terlebih dahulu.namun masih ada segelintir orang yang mengatakan jika pembangunan flyover ini tidak sesuai dengan rancangan.orang itu tau dari mana,” tegas Herman HN.

Panjang fly over Sultan Agung itu 200 meter dari arah Mall Bumi Kedaton ke arah Kantor Surat Kabar Harian Radar Lampung. Sedangkan lebarnya antara 10-11 meter.dan itu sudah kita laksanakan sampai saat ini. ” Kan sudah terlihat di dua sisi itu mulai di buat pondasi. Untuk berapa persen nya itu bisa dari dinas PU yang mengetahui. Semua pembangunan ini untuk rakyat dan kesejahteraan rakyat.agar tidak ada lagi kemacetan di dua jalur Sultan Agung,” bebernya.

Fly over itu melewati di atas perlintasan rel kereta api Sultan Agung yang tiap harinya di lalui kereta Babaranjang yang bisa memakan waktu sekitar 10-15 menit. Yang membuat kemacetan panjang. “Dengan di bangunnya flyover ini bisa mengurangi kemacetan dan aktivitas warga yang berangkat kerja bisa lebih cepat,” tandasnya. (Har)

Continue Reading

Berita Utama

Ada Kerumunan Langgar Prokes? Ayo Laporkan!

Published

on

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung terus memperketat penerapan protokol kesehatan, salah satunya dengan melaporkan ke kontak Satgas Penanganan COVID-19 Kota setempat, (14/11)

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi mengatakan bagi masyarakat yang mendapati adanya kerumunan, yang tidak menerapkan protokol kesehatan, tidak memakai masker dapat melapor ke Satgas Penanganan COVID-19 Bandar Lampung.

Bagi masyarakat yang melapor akan masuk ke Satgas, selanjutnya akan diteruskan ke tim Satgas yang ada di lapangan. “Jadi laporan yang masuk ke kita, akan di tindaklanjuti ke tim Satgas yang ada di kecamatan. Begitu laporan sudah masuk. tim dalam waktu sekitar 10-15 menit sudah sampai di lokasi,” tambah Ahmad Nur Rizky Jubir Satgas Penanganan Covid 19 Kota Bandar Lampung.

Tim Satgas yang sudah berada di lokasi sesuai laporan warga akan memberikan teguran terhadap massa di lokasi tersebut yang tidak menerapkan protokol kesehatan.tapi masih dengan cara-cara persuasif, tidak serta merta langsung membubarkan.

Rizky melanjutkan kalau untuk di kafe atau pasar kaget pernah diberi himbauan agar masyarakat tetap memakai masker. “Sedangkan kafe, nanti pemiliknya yang akan kita panggil,” tegasnya.

Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bandar Lampung, yang terbagi dalam 20 tim di 20 kecamatan setiap harinya berkeliling guna mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Masyarakat yang mendapati kerumunan dan mengabaikan protokol kesehatan, terlihat tidak memakai masker, dapat melaporkan ke kontak person Satgas Penanganan COVID-19 Bandar Lampung di hotline 0721252741 atau WA +62 895-6402-31893 . (Har)

Continue Reading

BERITA POPULER