Connect with us

Bisnis

Herman HN Berani Teken Kontrak Soal Izin Usaha dan Buruh

Published

on

Bandar Lampung- Walikota Bandar Lampung Herman HN menerima perwakilan aksi dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) di ruang rapat Walikota.(12/10)

Dalam pertemuan dengan perwakilan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Perwakilan mahasiswa meminta kepada pemerintah Kota Bandarlampung agar lebih mengoptimalkan pencegahan penyebaran wabah covid-19. Juga meminta eksekutif dan legislatif untuk membuat pernyataan bersama menolak UU Omnibus Law.

Selanjutnya perwakilan Mahasiswa membuat draft tuntutan kepada pemerintah kota daerah agar tidak adanya diskriminasi kepada para buruh dan meminta pihak pemerintah kota lebih berpihak kepada buruh.

Ada tiga poin yang menjadi acuan tuntutan para aksi demo hari inii kepada walikota bandar lampung.

Kesepakatan yang di buat perwakilan dari ikatan Mahasiswa Muhammadiyah yaitu, setiap izin usaha harus ada izin lingkungan agar tidak pencemaran di lingkungan masyarakat. Perihal PHK dan Gaji Buruh dinaikan terlebih dahulu sebesar 100 persen atau dua kali lipat baru selanjutnya di berikan pesangon sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku apabila perusahaan
Tidak melaksanakan akan diberikan sanksi izin pencabutan usaha. Serta upah buruh perjamnya di tentukan oleh pemerintah daerah dan naik setiap tahunnya. Masyarakat kecil tidak boleh di sengsara kan.

Surat kesepakatan ditandatangani langsung Walikota Bandarlampung Herman HN di terima oleh seluruh aksi Demo dari IMM.

Orasi yang berjalan damai dijaga ketat dari aparat gabungan TNI-Polri serta Satuan Pol PP Kota Bandarlampung. (Har)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bisnis

Pemkot Bandarlampung Terima Bantuan Satu Unit Damkar

Published

on

Bandarlampung- Pemerintah Kota Bandar Lampung mendapatkan bantuan 1 Unit Mobil Damkar yang berukuran 5000 Lt dari PT Bukit Asam Tbk (9/10).

Walikota Bandar Lampung Herman HN mengatakan sangat mengapresiasi bantuan 1 unit mobil damkar dari PT Bukit Asam Tbk ini sangat membantu masyarakat kota Bandar Lampung.

“Ini bukan saja untuk pemadaman jika terjadi kebakaran namun bisa juga kita bantu untuk air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan dan ini semua gratis dan itu ada di BPBD,” ujarnya.

Ini adalah kepedulian dari PT bukit Asam yang telah berpartisipasi untuk pemerintah kota Bandar Lampung yang memberikan 1 Unit mobil damkar .saat ini kita sudah memiliki 14 armada mobil damkar yang baru ditambah dengan yang sudah beroperasi jadi semua ada 20 unit armada mobil damkar.

Namun ini ,belum ideal untuk Bandarlampung dengan 20 kecamatan.seharusnya 1 kecamatan 2 Unit mobil damkar untuk mengconter wilayah kecamatan.

“Idealnya pemkot harus punya 20 unit damkar, jadi setiap kecamatan ada, tapi ditambah mobil suplai air juga sudah hampir 20,” ungkapnya.

Sementara General Manager Bukit Asam Unit Pelabuhan Tarahan, Julismi mengaku bangga bisa berpartisipasi dengan pemerintah kota Bandar Lampung bisa memberikan bantuan 1 unit mobil damkar ini.

“ Bukit Asam selalu berkomitmen memberikan yang terbaik untuk masyarakat. selain memberikan hasil produksi bagi negara, kami juga sangat peduli dengan CSR dimana kami beroperasi,” tuturnya.

PT Bukit Asam juga memberikan CSR dalam bentuk kegiatan lain selain bantuan mobil damkar. bantuan secara bertahap akan disesuaikan dengan keadaan dan kekuatan potensi bisnis. (har)

Continue Reading

Berita Utama

Rumah Rusak, Penghasilan Minim, Was-was Saat Hujan Turun

Published

on

SedihBandar Lampung – Sedihnya Saptinah(61) warga Kampung Kaplingan, jalan R. Imba Kesumaratu Kelurahan Sumber Rejo Sejahtera nomer 5 RT 007 Kecamatan Kemiling. Sebab, rumah rusak, penghasilan terbatas namun tidak dapat bantuan sosial dari pemerintah.

“Saya kalo ditanya-tanya kondisi rumah saya, saya pasti nangis pak. Rumah saya gentengnya banyak yang bocor, dapurnya hampir rubuh,” kata Saptinah di kediamannya.

Pekerjaan sebagai Asisten rumah tangga membuat ibu satu anak tidak mampu untuk memperbaiki rumahnya, terutama bagian dapur karena penghasilannya hanya untuk makan sehari-hari.

Saptinah mengatakan sejak di tinggal suaminya yang telah meninggal delapan tahun yang lalu, anaknya tidak bekerja lagi semenjak Covid-19. “Jadi saya yang bekerja sebagai ART dengan gaji Rp 800 ribu/bulan untuk makan saja masih kurang bagaimana mau benerin rumah,” ucapnya sambil menangis.

Dia mengaku, tinggal di rumah itu sudah 30 tahun wajar kalo sudah pada bocor dan dindingnya juga mengelupas karena tidak pernah diperbaiki.

Saptinah berharap mendapatkan bantuan dari pemerintah bantuan seperti Bantuan Non Tunai Pemerintah (BNTP) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) sayangnya dia tidak pernah terdata walaupun sudah pernah di minta oleh pihak pamong setempat.

“Suka Sedih kalau ada orang dapat bantuan miris hati saya. Kok saya tidak dapet, bagi dia kurang miskin apa saya ini. Sedangkan bantuan beras saya baru dapet tiga kali katanya sudah lima kali,” katanya dengan nada lirih.

Dia berharap, ditengan pandemi Covid-19 dimana dia menjadi tulang punggung keluarga dalam mencari uang ada bantuan dari pemerintah selain itu harapan lainnya bantuan bedah rumah dari Pemkot Bandarlampung.

“Saya harapkan ada bantuan bedah rumah dari mana saja supaya kalau hujan rumah saya tidak bocor lagi,” harapnya.

Sementara itu, Camat Kemiling Socrat Pringgodanu ketika dikonfirmasi ada seorang warganya yang belum mendapatkan bantuan menjelaskan, secepatnya akan memperbaiki data masyarakat belum mampu di wilayahnya.

“Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas informasinya dan secepatnya saya akan memperbaiki data masyarakat belum mampu di wilayah saya,” saat di hubungi melalui sambungan telepon.

Dia juga akan membantu untuk meringankan beban dengan mengirimkan bantuan beras secepatnya kerumah ibu Saptinah.

“Untuk masalah rumah nya yang sekarang ini kita akan mencoba melalui Dinas terkait untuk membantu dengan program bedah rumah. Namun untuk saat ini program nya terkendala karena adanya covid 19 ini,” katanya. (har/rdo)

Continue Reading

Bisnis

Karang Taruna Idola Hati Lancarkan Program UEB

Published

on

Tulangbawang – Karang Taruna Idola Hati Kampung Agung Dalam, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, siap jalankan Usaha Ekonomi Bersama (UEB) Kampung setempat.

Dengan cara menjual beras hasil panen Petani lokal Tulang Bawang, Karang Taruna Idola Hati berharap dapat meningkatkan perekonomian petani.

“Setelah di luncurkannya Bantuan UEB oleh Bupati Tulang Bawang Hj. Winarti yang menyasar setiap Karang Taruna, kami satu dari Karang Taruna yang ada di Tulang Bawang dengan nama Idola Hati siap menjalankan program tersebut dengan baik,” ucap Mirsandi selaku Ketua Karang Taruna Idola Hati.

Lanjut Mirsandi, dengan adanya UEB Mirsandi juga berharap kepada seluruh pemuda agar dapat bersinergi.

“Saya berharap kepada semua Pemuda Agung Dalam dapat bersinergi dan bahu membahu guna membangun Negeri kita, yang diawali dari Kampung Agung Dalam terlebih dahulu. Dan Semoga dengan bantuan ini, kami para anggota Karang Taruna Idola Hati Kampung Agung Dalam juga dapat ikut andil dalam Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dimusim Pandemi ini,” harap Mirsandi.

Selain itu, Mirsandi juga mengucapkan terimakasih, baik kepada Pemerintahan Kampung, Daerah maupun Pusat atas kepercayaan dan bantuan yang diberikan kepada Karang Taruna Idola Hati.(rma)

Continue Reading

BERITA POPULER