Connect with us

Bisnis

Herman HN, Semua Gratis Untuk UMKM

Published

on

Bandar Lampung- Wali Kota Bandarlampung Herman HN Membuka Gelar Produk Hasil KSM/UMKM binaan Bisnis Development Center (BDC) di halaman Kantor Sekertariat Pemerintah Kota Bandar Lampung.(19/11)

Walikota Herman HN meminta agar pelatihan untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Kota Bandarlampung harus terus berjalan jangan berhenti karena produk yang sudah ada bisa bersaing di tingkat nasional dan internasional.

“Kita harus bisa bersaing agar produk kita dapat diakui nasional maupun tingkat internasional,” kata Herman HN Walikota dua periode.

Dia juga mengingatkan untuk kedepannya UMKM di kota Bandar Lampung harus lebih maju lagi dari daerah luar.

Semua gratis untuk yang ingin membuka usaha UMKM dan pihaknya akan mengawal agar semua perizinan gratis agar semua UMKM mendapatkan program nasional.

“Saya yakin hal ini dilaksanakan terus-menerus akan berjalan dengan baik,” tuturnya.

Dia menambahkan untuk pemasaran dapat dilakukan dengan memanfaatkan media sosial (medsos) dan media elektronik.seperti yang di lakukan grab Indonesia.

“Saya yakin UMKM Kota Bandarlampung akan lebih baik bila di kelola dengan benar,” tutupnya.

Sementara, Kepala Dinas PMK Kota Bandar Lampung, Zainuddin mengatakan jika Bisnis Development Center Bandarlampung berdiri sejak tahun 2016 lalu. Dan sudah ada 44 binaan UMKM yang bersertifikat.

“Dan ini merupakan bagian dari 15 kabupaten/kota di 9 provinsi terplilih se-Indonesia,”tuturnya.

Bisnis Development Center untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah untuk mengembangkan usaha KSM yang berkelanjutan di wilayahnya.

“Kita harapkan , melalui BDC bisa terwujud pengelolaan kelembagaan BDC oleh Pemda secara berkelanjutan, terbangunnya jejaring usaha dan pusat pemasaran serta pembinaan usaha KSM yang memiliki manajemen yang sehat,
Jaringan yang terbentuk antara usaha dengan kelompok masyarakat dan dunia usaha serta stakeholders lainnya,” ujar Zainuddin. (Har)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

Bandarlampung Bakal Gratis-kan Vaksin Covid-19

Published

on

Bandar Lampung- Pemerintah Kota Bandar Lampung akan mengikuti intruksi Presiden Indonesia Joko Widodo bahwa vaksin Covid-19 akan dibagikan gratis tanpa persyaratan apapun.

Walikota Bandar Lampung Herman HN mengatakan untuk vaksin covid 19 dia akan membagikan secara gratis untuk masyarakat kota Bandar Lampung.

“Vaksin covid 19 sudah di jelas kan oleh pemerintah pusat jika akan dibagikan gratis dan pemkot akan membayar atau membeli vaksin covid untuk pemegang kartu KIS tidak perlu khawatir itu akan mendapatkan secara gratis,” ungkap Walikota Herman HN saat meninjau flyover Sultan Agung, (20/12).

Walikota juga menjelaskan dia akan mengikuti arahan dari pemerintah pusat terkait usia yang akan mendapatkan vaksin covid 19 secara gratis . “Antara 17 hingga 59 tahun karena yang lebih paham secara ilmiah dan ahlinya kan dari pusat jadi kita hanya mengikuti saja,”pungkasnya. (Har)

Continue Reading

Berita Utama

Abaikan Prokes, Toko Oleh-oleh Ditutup Paksa

Published

on

Bandar Lampung – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menutup sementara toko produk oleh-oleh khas Lampung Aneka Sari Rasa yang terletak di Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan (TBS) akibat pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) yang berlaku. Selasa, (15/12).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi menjelaskan, penutupan dilakukan berdasarkan perintah Ketua Satgas Kota Bandar Lampung Herman HN, karena saat beberapa kali melakukan sidak lokasi, pihak pengelola usaha mengabaikan prokes.

“Kami mendapat informasi terkait dengan salah satu gerai oleh-oleh makanan khas Lampung di Teluk Betung yang tidak mengikuti prokes. Bahkan ketua Satgas langsung mengecek ke lokasi dan membuktikan mereka tidak mengikut prokes,” ujarnya.

“Karena terlalu banyak pengunjung yang terlalu berkerumun di tempat tersebut, bahkan ketika Ketua Satgas mengecek langsung ke lapangan, mereka tidak mengikuti protokol kesehatan, jadi kami selaku Satgas, atas perintah langsung dari bapak Walikota untuk Satgas memberikan sanksi yang tegas, maka pada hari ini atas beberapa hal, kami melakukan penutupan atau penyegelan untuk sementara dan ini juga berlaku untuk semua yang melanggar protokol kesehatan,” kata jubir Satgas Nurizki.

Selanjutnya, Ahmad Nurizki mengatakan, bahwa penyegelan atau penutup salah satu gerai tersebut dilakukan sementara sampai pemilik gerai sanggup menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

“Seperti yang sudah kita ketahui, Bandar Lampung ini masuk ke dalam zona merah, sudah 2.000 lebih kasus positif Covid-19, walaupun sudah banyak juga yang sembuh, maka dari itu kami selaku Satgas Covid-19 menyampaikan kepada pihak yang berwenang atau berkewajiban, bukan berarti menutup usaha ekonomi, tetapi kita harus tetap melaksanakan dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang berlaku,” tutup Jubir Satgas Ahmad Nurizki. (Har)

Continue Reading

Bisnis

Belasan Resto dan Penginapan Bandel Bayar Pajak

Published

on

Bandar Lampung – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Bandarlampung akan bertidak tegas kepada 14 pengusaha restoran dan hotel yang tidak mengindahkan kewajiban membayar pajak serta yang belum terdaftar sebagai wajib pajak restoran.pihak BPPRD akan menempelkan peringatan berupa banner di tempat usaha para penunggak pajak.(14/12)

“Penempelan banner yang kalimatnya berbunyi ‘Pemberitahuan Bahwa Objek Pajak ini Belum Memenuhi Kewajiban Membayar Pajak Restoran’ itu merupakan bagian upaya kami dalam penagihan pajak daerah,” jelas Kabid Pajak BPPRD, Andre Setiawan

Sebelumnya pihaknya sudah melakukan tindakan persuasif dengan melakukan teguran lisan maupun tertulis.”Karena teguran kami sebelumnya tidak diindahkan maka sesuai arahan tim Korsupgah KPK RI, kita harus berikan tindakan tegas seperti yang sudah kami laksanakan kemarin dan Senin depan,” ungkapnya

Andre Setiawan menjelaskan, penempelan stiker yang berukuran 60x100cm dan 100x200cm memiliki aturan yang jelas yaitu Perda nomor 1 tahun 2011 tentang Pajak Daerah serta arahan dari Koordinator supervisi dan pencegahan (Korsupgah) KPK RI bahkan jika wajib pajak tidak mau mengindahkan oleh akan dilakukan penutupan sementara tempat usahanya

“Dengan adanya Perda nomor 1 tahun 2011 dan arahan dari Korsupgah KPK, kalau sampai dengan 14 hari terhitung dari banner mereka belum juga mau membayarkan kewajibannya, maka kami akan berkoordinasi dengan instansi yang berkaitan dengan perizinan untuk memberikan sanksi yang lebih tegas sesuai ketentuan yang berlaku seperti penutupan sementara atau pencabutan izin usaha,” tegasnya.

Lanjutnya dia mengimbau kepada para wajib pajak restoran dan Hotel tersebut untuk segera melunasi tunggakannya dan bagi yang belum terdaftar sebagai wajib pajak agar segera mendaftarkan usahanya sebagai wajib.”tutur Andre Setiawan Kabid Pajak BPPRD kota Bandar Lampung.

berikut ke 14 usaha yang mendapat peringatan berupa penempelan dari Dispenda Kota Bandar Lampung yaitu RM Dua Saudara Rajabasa, Ayam Geprek Juara Enggal, Cafe & Resto Kubu Selam Sukabumi, RM Bakso Aci Rajabasa, Kopi Soe Rajabasa, RM Ngikan Rajabasa, Kopi Aceh Rajabasa, Hotel Pasadena Kedamaian.

Lalu RM Padang Jaya Enggal, Easy Cafe Easy Cafe Enggal, SVNS Cafe Enggal, Lemaklah Enggal, Kedai Abuya Enggal, RM Mbok Jum Kedaton serta 3 papan reklame yang berada di jalan Pagaralam, Antasari dan HOS Cokroaminoto.

Sementara salah satu pengurus Home Stay Pasadena di bilangan antasari yang mendapatkan stiker peringatan belum melunasi pajak Hasan mengatakan karena masih adanya pendemi saya mengajukan ke UPT Kedamaian untuk penundaan pembayaran pajak.

“Kondisinya kan lagi seperti ini setelah adanya pertemuan dengan UPT kedamaian. Setelah itu antara saya dan pihak UPT tidak lagi ada komunikasi mungkin missnya dimana saya tidak tau,” jelasnya.

Ternyata tiga hari yang lalu dispenda bandar lampung menurut sumber datang ke tempatnya bahwa sudah ada konfirmasi dari Kepala UPT kedamaian tentang pembayaran pajak ini yang tidak dibayar untuk pajak hotel.

“Sementara saya sendiri seperti yang saya bilang tadi saya tidak mendapat pemberitahuannya dari Kepala UPT kedamaian.
Akhirnya setelah ditempel peringatan ini saya koordinasi dengan pihak UPT kedamaian dan sekarang sedang dalam proses pengurusan sebagai wajib pajak dulu,”pungkasnya. (har)

Continue Reading

BERITA POPULER