Connect with us

Berita Utama

Karena Sistem, Gaji Ribuan ASN Tersendat

Published

on

Bandar Lampung – Tersendatnya gaji 12 ribu Pegawai Negeri di pemerintahan Kota Bandarlampung diakibatkan adanya perubahan sistem pencairan Dana Alokasi Umum (DAU) di Kementerian Keuangan yang akhirnya tersendat.(4/2)

Sekretaris Kota Bandarlampung, Badri Tamam, mengatakan di ruang kerjanya saat konferensi pers dengan wartawan di lingkungan Kota bandarlampung mengenai Sistem Operasional Prosedural (SOP) yang berubah secara teknis dalam melakukan pencairan DAU melalui Kementrian Keuangan. Dimana perubahan sistem ini baru terlaksana di tahun 2021 ini.

Sebelumnya berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) di tahun 2020 silam, pencairan DAU akan langsung ditransfer ke pemerintah daerah, namun secara teknis ada perubahan untuk tahun 2021 ini Dimana pemerintah daerah perlu memenuhi syarat-syarat yang berkaitan dengan sistemnya.

“Terkait dengan ini maka bandarlampung belum memenuhi SOP itu. Dan ini sistemnya by system. Kalau info datanya nggak masuk, nggak ada proses. Jadi nggak ada informasi kekurangan ini itu nggak ada. Oleh karena itu ada keterlambatan, mudah-mudahan dalam waktudekat segera tersalurkan,” ungkap Badri.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandarlampung, Wilson, mengungkapkan bahwa gaji kurang lebih 12 ribu ASN itu terkendala dengan proses pencairan DAU. Pihak Pemkot Bandarlampung masih berupaya untuk melakukan perbaikan sistemnya.

“Di Tanggal 12 Januari ada pemberitahuan dari Kementrian Keuangan, memang ini melalui proses kita sendiri sedang mengupdatenya dan jika ini selesai insyaalah akan langsung kami sampaikan kepada PNS yang bersangkutan,”ungkapnya

Wilson juga menambahkan keterlambatan ini diprediksi akan sampai di tanggal 8 Februari mendatang. Pasalnya setelah sistem diupdate, Kementrian Keuangan perlu waktu 4 hari kerja untuk melaksanakan peninjauan kembali SOP yang kita kirim

“secepatnya kita perbarui SOP tanggal 8, karena SOP mereka 4 hari kerja. Ini bukan kesalahan tapi ini melalui proses, kita tidak bisa bilang ini salah iapa-siapa. Dana sekitar Rp80 miiar, sedangkan untuk gaji ASN antara Rp50-60 miliar untuk 12 ribu ASN,”tutupnya. (Har)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Utama

Kasus DAK, Kadisdik Tuba Tersangka

Published

on

Tulangbawang – Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang, berinisial NS ditetapkan menjadi tersangka Korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Menggala.

Sesuai surat penyidikan yang di keluarkan oleh Kejari Menggala surat Nomor B-134/L8.18/Fd.1/01/2021
Perihal Pemberitahuan Penyidikan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi DAK Fisik Prasarana pada Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang Tahun Anggaran 2019 berupa punggutan DAK yang diterima oleh Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Lembaga Pendidikan SKB dan PAUD pada tgl 20 Januari 2020.

Dalam surat pemberitahuan kepada Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta yang di keluarkan oleh Kejari Menggala dan di tandatangani langsung oleh Dyah Ambarwati, SH., MH., selaku Kajari Menggala. Raden Akmal, SH., selaku Kasi Intel Kejari Tulang Bawang membenarkan bahwa penetapan tersangka NS selaku Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang terkait kasus DAK tahun 2019.

“Ya benar NS telah di tetapkan jadi tersangka dalam kasus Tindak Pidana Korupsi DAK fisik sarana prasarana Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang tahun anggaran 2019 lalu,” jelas Raden kepada para awak media di halaman kejari setempat, rabu (27/01/21).

Lanjut Raden, modus yang dilakukan tersangka adalah meminta setoran senilai 12,5% dari pagu yang di kucurkan ke sekolah-sekolah yang menerima DAK untuk pembangunan sarana prasarana pendidikan yang ada di Kabupaten Tulang Bawang. (Rma)

Continue Reading

Berita Utama

Bandarlampung Bakal Gratis-kan Vaksin Covid-19

Published

on

Bandar Lampung- Pemerintah Kota Bandar Lampung akan mengikuti intruksi Presiden Indonesia Joko Widodo bahwa vaksin Covid-19 akan dibagikan gratis tanpa persyaratan apapun.

Walikota Bandar Lampung Herman HN mengatakan untuk vaksin covid 19 dia akan membagikan secara gratis untuk masyarakat kota Bandar Lampung.

“Vaksin covid 19 sudah di jelas kan oleh pemerintah pusat jika akan dibagikan gratis dan pemkot akan membayar atau membeli vaksin covid untuk pemegang kartu KIS tidak perlu khawatir itu akan mendapatkan secara gratis,” ungkap Walikota Herman HN saat meninjau flyover Sultan Agung, (20/12).

Walikota juga menjelaskan dia akan mengikuti arahan dari pemerintah pusat terkait usia yang akan mendapatkan vaksin covid 19 secara gratis . “Antara 17 hingga 59 tahun karena yang lebih paham secara ilmiah dan ahlinya kan dari pusat jadi kita hanya mengikuti saja,”pungkasnya. (Har)

Continue Reading

Berita Utama

Abaikan Prokes, Toko Oleh-oleh Ditutup Paksa

Published

on

Bandar Lampung – Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 menutup sementara toko produk oleh-oleh khas Lampung Aneka Sari Rasa yang terletak di Jalan Ikan Kakap, Kelurahan Pesawahan, Kecamatan Teluk Betung Selatan (TBS) akibat pelanggaran protokol kesehatan (Prokes) yang berlaku. Selasa, (15/12).

Juru Bicara Satgas Covid-19 Bandar Lampung, Ahmad Nurizki Erwandi menjelaskan, penutupan dilakukan berdasarkan perintah Ketua Satgas Kota Bandar Lampung Herman HN, karena saat beberapa kali melakukan sidak lokasi, pihak pengelola usaha mengabaikan prokes.

“Kami mendapat informasi terkait dengan salah satu gerai oleh-oleh makanan khas Lampung di Teluk Betung yang tidak mengikuti prokes. Bahkan ketua Satgas langsung mengecek ke lokasi dan membuktikan mereka tidak mengikut prokes,” ujarnya.

“Karena terlalu banyak pengunjung yang terlalu berkerumun di tempat tersebut, bahkan ketika Ketua Satgas mengecek langsung ke lapangan, mereka tidak mengikuti protokol kesehatan, jadi kami selaku Satgas, atas perintah langsung dari bapak Walikota untuk Satgas memberikan sanksi yang tegas, maka pada hari ini atas beberapa hal, kami melakukan penutupan atau penyegelan untuk sementara dan ini juga berlaku untuk semua yang melanggar protokol kesehatan,” kata jubir Satgas Nurizki.

Selanjutnya, Ahmad Nurizki mengatakan, bahwa penyegelan atau penutup salah satu gerai tersebut dilakukan sementara sampai pemilik gerai sanggup menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.

“Seperti yang sudah kita ketahui, Bandar Lampung ini masuk ke dalam zona merah, sudah 2.000 lebih kasus positif Covid-19, walaupun sudah banyak juga yang sembuh, maka dari itu kami selaku Satgas Covid-19 menyampaikan kepada pihak yang berwenang atau berkewajiban, bukan berarti menutup usaha ekonomi, tetapi kita harus tetap melaksanakan dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan yang berlaku,” tutup Jubir Satgas Ahmad Nurizki. (Har)

Continue Reading

BERITA POPULER